Tasikmalaya, Harian Suara Rakyat – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Puskesmas Bantar, Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat, kader kesehatan, serta aparatur sipil negara (ASN).
Panitia pelaksana, drg. Lutfi Dwi Risyanda, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat dari kementerian yang harus dimaknai sekaligus dirayakan dengan penuh kebersamaan.
“Rangkaian kegiatan puncak HUT RI ke-80 sudah dimulai sejak 22 Agustus dengan senam bersama kader serta berbagai lomba di wilayah kerja Puskesmas Bantar. Setelah itu, kami memberikan apresiasi bagi kader-kader yang telah menunjukkan loyalitas dan pengabdian mereka,” ujarnya.

Acara yang dimulai dengan kegiatan donor darah tanggal 22 Agustus ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, dari jumlah pendaftar 55 orang setelah diseleksi sebanyak 35 orang yang bisa ikut mendonorkan darahnya. Menurut PJ Kegiatan: Shinta Saraswati, SST, kegiatan donor darah bersifat rutin diselenggarakan puskesmas dalam rangka mendukung program PMI dan meningkatkan kesadaran sosial.
Pada hari kedua, 23 Agustus, suasana semakin semarak dengan digelarnya fashion show bertema Bhinneka Tunggal Ika, Cinta Tanah Air yang diikuti para ASN di wilayah kerja. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada para pegawai yang berdedikasi.
Lebih lanjut, drg. Lutfi menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat sinergi antara puskesmas dan kader kesehatan.
“Di era ILP, kader dituntut mampu bekerja sama dengan baik bersama puskesmas. Kita belajar dari kasus di daerah lain, seperti kejadian di Sukabumi terkait penyakit cacing, yang terjadi karena kurangnya koordinasi. Harapan kami, melalui kegiatan ini, hubungan antara puskesmas dan kader semakin solid sehingga setiap permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan cepat dan efektif,” jelasnya.


Kepala Puskesmas Bantar, Tedi Sediadi, SKM., M.Si., menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini memiliki makna ganda, karena sekaligus memperingati HUT ke-19 Puskesmas Bantar.
“Selain dalam rangka HUT RI ke-80, kegiatan ini juga kami kaitkan dengan program kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Tadi kita sudah melaksanakan senam bersama dan makan buah-buahan sebagai salah satu indikator GERMAS. Harapannya, kegiatan ini menjadi bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terbiasa berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” jelasnya.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial. “Tujuan pertama tentu untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat. Kedua, memupuk tali silaturahmi antara warga, kader, dan petugas kesehatan, sehingga tumbuh rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” ungkap Tedi.
Hal senada disampaikan Ibu Uneng Daryanti, Kader Intan Sukamulya, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat ganda bagi para kader.
“Kegiatan ini sangat berkesan. Kami sebagai kader merasa lebih sehat sekaligus bisa mempererat silaturahmi antar sesama kader. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahunnya,” ungkapnya penuh semangat.
Sementara itu, drg. Lutfi kembali menegaskan bahwa sinergi antara puskesmas dan kader kesehatan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan. “Harapan kami, melalui kegiatan ini, hubungan antara puskesmas dan kader semakin solid, sehingga setiap permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan cepat dan efektif,” pungkasnya.