Tasikmalaya, Harian Suara Rakyat – Mr. Brow, perusahaan yang bergerak di sektor wedding entertainment production, souvenir, dan catering dengan jaringan di berbagai daerah, kembali menunjukkan kontribusinya di Kabupaten Tasikmalaya.
Seperti tradisi sebelumnya, Mr. Brow menjadi inisiator Haul Akbar ke-21 almarhum KH. Tatang Bin Idha yang digelar di Kampung Ciherang Raya, RT 001/005, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong, Sabtu (2/8/2025).
Owner sekaligus penggagas acara, A.H. Azizul Husni Mubarok, S.H., M.H., menyebut kegiatan ini rutin diadakan sejak 2020 dan selalu disambut antusias warga. Setiap tahun, haul ini dikemas dengan konsep dan rangkaian acara yang semakin meriah.
“Kegiatan ini adalah bentuk persembahan seorang anak kepada ayahandanya yang telah tiada, bertepatan dengan haul beliau ke-21,” ujar Azizul.

Tidak hanya peringatan, acara ini juga menjadi ajang pemberdayaan pelaku usaha lokal melalui stan UMKM. Azizul mengungkapkan, pihaknya telah sukses membina UMKM di Jakarta hingga tembus pasar ekspor, dan kini ingin melakukan hal serupa di Tasikmalaya dengan komoditas seperti manggis, kelapa, dan daun pisang, disertai pelatihan berbasis komunitas.
Mengusung slogan “Menyala Bersama, Peduli Sesama”, Mr. Brow juga menjalankan program sosial Mr. Brow Peduli yang meliputi nikah massal, santunan anak yatim, hingga sunatan massal.
Dalam waktu dekat, perusahaan ini berencana bermitra dengan Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Perdagangan dan UMKM guna mengembangkan potensi ekspor daerah. Azizul menilai, Jawa Barat memiliki peluang besar namun masih tertinggal dari beberapa provinsi lain.
“Kami mendorong masyarakat memulai usaha dari nol, dengan pendampingan modal dan pengetahuan. Harapannya, ini berdampak signifikan pada perekonomian desa,” tegasnya.
Selain membangun jaringan di daerah, Mr. Brow juga menjalin komunikasi dengan kementerian terkait di tingkat pusat, serta aktif mengikuti pameran internasional di Dubai, Amerika Serikat, dan negara lainnya.
Azizul menutup pesannya dengan ajakan kepada Gen Z untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana inovasi dan adaptasi.
“Tahun 2045, Indonesia akan dipimpin Gen Z. Sejak sekarang, kita harus mempersiapkan diri memberi dampak positif bagi daerah masing-masing,” pungkasnya.